Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Deteksi Covid-19, Kenali Perbedaan Rapid Tes, PCR dan Serologi

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 620 2286067 deteksi-covid-19-kenali-perbedaan-rapid-tes-pcr-dan-serologi-WEDr2ZzbBA.jpg Ilustrasi (Foto : Theconversation)

Saat ini, untuk mendeteksi ada atau tidaknya virus corona yang bersarang di tubuh, Indonesia memberlakukan 3 jenis tes. Yakni tes rapid, PCR, dan juga Serologi tes.

Terdapat perbedaan biaya serta jenis tes yang dilakukan. Jika Anda bingung ingin memilih tes yang akan Anda gunakan untuk mendeteksi Covid-19 dalam tubuh Anda, simak penjelasan yang telah Okezone rangkum berikut ini.

Rapid test

Rapid Test

Rapid test merupakan salah satu jenis screening Covid-19 yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat. Selain memiliki harga yang cukup terjangkau, hasil tes ini juga terbilang cepat. Ya, sesuai namanya, rapid test merupakan tes cepat, sehingga Anda tidak membutuhkan waktu lama untuk mengetahui hasilnya.

Rapid Test yang ada di pasaran ialah uji Antibodi IgM IgG. Seperti yang diterangkan oleh Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bekasi Timur dr Muhammad Irhamsyah, Sp.PK, metode tes ini melalui uji tetes spesimen darah.

"Skrining Covid-19 dengan rapid test harus dilakukan secara berkala untuk memastikan saat yang tepat ketika Antibodi IgM IgG terbentuk di dalam tubuh, biasanya pada hari ke-7 seseorang terbukti terpapar virus corona," terang dr Irmansyah, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Adu Gaya Marion Jola Vs Brisia Jodie, Siapa Paling Gemas?

Untuk pengujiannya sendiri, Rapid Test Antibodi IgM IgG menggunakan metode immunochromatography dan menggunakan sampel serum dan plasma. Lalu, sampel darah akan dicampur antigen khusus Covid-19 dalam alat tes.

"Jika seseorang terinfeksi Covid-19, maka akan terjadi peningkatan kadar antibodi yang ditunjukkan dengan munculnya tanda garis pada alat tes," sambung dr Irmansyah.

PCR test

Swab Test

PCR test juga dikenal dengan nama swab test. Perbedaannya, jika rapid test membutuhkan sampel darah, maka swab test merujuk pada proses pengambilan sampel uji yang dilakukan pada nasofarings dan atau orofarings.

Pengambilan ini dilakukan dengan cara mengusap rongga nasofarings dan atau orofarings dengan menggunakan alat seperti kapas lidi khusus.

PCR merupakan singkatan dari polymerase chain reaction. PCR Test juga ialah metode pemeriksaan virus SARS-CoV2 dengan mendeteksi DNA virus. Dari uji ini, akan didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS-CoV2.

"Dibandingkan Rapid Test, pemeriksaan RT-PCR lebih akurat. Metode ini jugalah yang direkomendasikan WHO untuk mendeteksi Covid-19. Namun, akurasi ini dibarengi dengan kerumitan proses dan harga alat yang lebih tinggi. Selain itu, hasil didapatkan lebih lama ketimbang Rapid Test," tutur Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Tangerang dr V. Fridawati, Sp.PK di laman resmi Primaya Hospital.

Serologi

Tes Serologi

Pada dasarnya, serologi test masuk ke dalam kategori rapid test juga, tapi pemeriksaan satu ini dinilai jauh lebih akurat dibandingkan tes Antibodi IgM IgG. Pemeriksaan Serologi membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan hasilnya.

Diterangkan Dokter Spesialis Patologi Klinik Siloam Hospital dr Tandry Meriyanti, Sp.PK, Serologi dikerjakan di alat besar di laboratorium. Jadi, hasilnya lebih lama yaitu 2 jam. Ya, enggak jauh berbeda dengan durasi medical checkup," terangnya belum lama ini.

Karena tak jauh berbeda dengan Rapid Test, Serologi pun menggunakan darah sebagai medium pengetesan Covid-19. Tapi, instrumen ujinya yang berbeda yaitu secara robotik. "CC darahnya pun sama dengan Rapid Test yaitu 1 tabung," tambah dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini