Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Fungsi Oximeter yang Tak Hanya Cek Saturasi Oksigen

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 18 Agustus 2021 08:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 620 2457070 kenali-fungsi-oximeter-yang-tak-hanya-cek-saturasi-oksigen-yYR5il2h3R.jpg Oximeter tak hanya untuk cek saturasi oksigen (Foto : Timesofindia)

OXIMETER menjadi salah satu alat kesehatan yang paling dicari selama pandemi Covid-19. Karena, Oximeter dapat membantu mengecek kadar saturasi oksigen dalam darah untuk pasien Covid-19.

Merangkum dari Health Line, Rabu (18/8/2021), tujuan oximeter adalah untuk memeriksa seberapa baik jantung seseorang memompa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Pemantauan oximeter ini dapat digunakan untuk memantau kesehatan dengan jenis kondisi apapun yang dapat memengaruhi kadar oksigen darah.

Oximeter

Oximeter berbentuk kecil seperti penjepit yang ditempatkan di jari tangan, daun telinga, atau kaki. Terdapat sinar kecil yang keluar melewati darah di jari, mengukur jumlah oksigen. Cahaya tersebut digunakan untuk mengukur perubahan penyerapan cahaya dalam darah teroksigenasi atau terdeoksigenasi.

Baca Juga : Tak Punya Oximeter? Begini Cara Hitung Saturasi Oksigen Manual

Beberapa penyakit yang membutuhkan oximeter untuk pemeriksaan, di antaranya: penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, radang paru-paru, kanker paru-paru, anemia, serangan jantung atau gagal jantung,dan kelainan jantung bawaan. Selain itu oximeter memiliki sejumlah manfaat yang penting untuk memeriksa kesehatan seseorang, yakni:

1. Untuk menilai seberapa baik obat paru-paru baru bekerja.

2. Untuk mengevaluasi apakah seseorang membutuhkan bantuan pernapasan

3. Untuk mengevaliasi seberapa membantu ventilator.

4. Untuk memantau kadar oksigen selama atau setelah prosedur bedah yang memerlukan sedasi.

5. Untuk menentukan seberapa efektif terapi oksigen tambahan, terutama ketika pengobatan baru.

6. Untuk menilai kemampuan seseorang untuk mentolerir peningkatan aktivitas fisik.

7. Untuk mengevaluasi apakah seseorang berhenti bernapas sejenak saat tidur (seperti dalam kasus sleep apnea).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini