Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov Jatim Jajaki Kerjasama dengan Rumania dan Moldova

Lukman Hakim, Jurnalis · Senin 06 Juni 2022 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 620 2606276 pemprov-jatim-jajaki-kerjasama-dengan-rumania-dan-moldova-BFqD0Um8bf.jpg Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Pemprov Jatim)

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Rumania dan Republik Moldova M. Amhar Azeth di Gedung Negara Grahadi, Minggu 5 Juni 2022. Dalam kesempatan tersebut, Amhar Azeth menyampaikan beberapa potensi kerjasama di bidang teknologi kesehatan, teknologi pertanian hingga industri pertahanan.

Khofifah langsung menyambut baik beberapa tawaran kerjasama tersebut. Menurutnya, sejumlah bidang yang ditawarkan itu sangat strategis dan potensial membawa manfaat untuk Jatim.

"Saya sangat terbuka dengan kerjasama yang tadi sudah kita bicarakan. Saya minta detail plan disiapkan agar kita bisa kerjakan as soon as possible," ungkap Khofifah.

Dalam bidang teknologi kesehatan, Khofifah mengatakan, Jatim yang selama ini menjadi sentra layanan kesehatan bagi Indonesia Timur. Sehingga, tidak menutup kemungkinan kerjasama pendirian pabrik produsen antibiotik. "Pabrik antibiotik sangat penting untuk melengkapi pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat," katanya.

Bahkan, Khofifah menyebut pendirian pabrik antibiotik bisa dilaksanakan di wilayah yang sangat potensial dalam segi ekonomi untuk dijadikan lokasi. Selain produksi antibiotik, Khofifah juga menjelaskan bagaimana teknologi kesehatan dalam upaya penyembuhan penyakit kanker.

"Apalagi teknologi pengobatan kanker yang dijelaskan ini tanpa kemo. Ini menarik, dan bisa kita segerakan agar bisa bertemu dengan Pimpinan RSUD Dr. Soetomo, untuk penjelasan teknisnya" ajak Khofifah.

Sedangkan untuk potensi kerjasama bidang industri pertahanan, melalui pembangunan pabrik selongsong peluru. Jatim telah memiliki pabrik Smelter yang ada di Gresik. Bahan baku cukup tersedia, infrastruktur juga mendukung.

"Untuk pabrik selongsong peluru yang berbahan baku tembaga bisa efektif dibangun di Gresik. Karena disana langsung terkoneksi dengan kebutuhan bahan baku dan pelabuhan. Jadi akan lebih mudah dan murah," katanya.

Sementara itu, Dubes RI untuk Rumania dan Republik Moldova M. Amhar Azeth menyampaikan bahwa rasa terima kasihnya atas penyambutan yang baik perihal beragam kerjasama yang akan disinergikannya bersama Jatim.

"Kemarin kami sudah ketemu juga dengan Bupati Gresik untuk komitmen membangun pabrik selongsong peluru, itu pun juga sudah direstui oleh Menteri Pertahanan melalui kepala Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Karena kebutuhan itu dan sangat banyak," jelasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini