Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Baswedan: Jakarta Berkontribusi 17% terhadap Perekonomian Nasional

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis · Senin 13 Juni 2022 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 620 2610468 anies-baswedan-jakarta-berkontribusi-17-terhadap-perekonomian-nasional-U0SbvzmDJV.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Instagram akun Anies Baswedan)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa Jakarta berkontribusi sebanyak 17 persen perekonomian nasional. Jakarta juga, kata dia, merupakan daerah yang konsumsi pangannya sangat tinggi.

"Jakarta berkontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 17% dan menjadi salah satu daerah yang konsumsi pangannya sangat tinggi. Sehingga untuk memenuhinya, Jakarta harus berkolaborasi dengan daerah produsen (sentra produksi)," ujar Anies dalam laman Instagram @aniesbaswedan dikutip, Senin (13/6/2022).

Guna memenuhi kebutuhan pangan di Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Food Station Tjipinang Jaya bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Lampung melalui Gapoktan Sari Makmur, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Adapun bentuk kerja sama berupa penyerapan hasil panen Gabah Kering Panen (GKP) dan Beras Pecah Kulit (PK) dari Gapoktan Sari Makmur. Penandatangan kerja sama disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lampung.

"Alhamdulillah, BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya, bekerja sama dengan Gapoktan Sari Makmur, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Lampung Timur, Provinsi Lampung," ucapnya.

"Food Station akan menjadi standby buyer yang siap menyerap semua hasil panen dari Gapoktan Sari Makmur, baik berupa Gabah Kering Panen (GKP) dan Beras Pecah Kulit (PK), dengan harga yang menguntungkan petani. Saat panen, petani tidak perlu khawatir ke mana hasilnya akan dijual dan dengan harga berapa," tambahnya.

Anies menambahkan kerja sama ini melingkupi hasil di lahan seluas 150 hektar dengan produktivitas 6 ton per hektar. Sementara potensi hasil mencapai 900 ton GKP dan 450 ton beras.

"Sebagai wujud konkrit kerja sama, dalam kesempatan itu langsung direalisasikan pengiriman perdana beras Pecah Kulit Varietas Ciherang sebanyak 10 ton," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini