Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangani Stunting, Muhadjir Dorong Program Bapak Ibu Asuh

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 620 2641995 tangani-stunting-muhadjir-dorong-program-bapak-ibu-asuh-caHM3RbKXX.jpg Menko PMK, Muhadjir Effendy (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan program Bapak dan Ibu Asuh perlu digaungkan kembali.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir saat sesi doorstop usai Rapat Koordinasi Wapres RI dengan para Gubernur dan seluruh pemangku kepentingan dari kementerian terkait di Istana Wapres Jl. Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta, pada Kamis (4/8/2022).

"Program Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting juga diharapkan makin berkembang," ujar Muhadjir Effendy.

Ia menyebutkan apabila banyak masyarakat yang memiliki kepedulian untuk menjadi orang tua asuh anak stunting maka angka stunting diyakini lambat laun semakin turun.

"Bila satu orang bisa mengatasi satu anak yang punya potensial stunting dimana satu bulan hanya mengalokasikan anggaran Rp 450 ribu selama enam bulan," kata Muhadjir Effendy.

Meskipun secara prosentase tinggi tapi jumlah masyarakat tidak banyak, Muhadjir melihat daya ungkitnya harus lebih besar aspek anggarannya.

Muhadjir menyebutkan apabila ada lima juta orang yang mau menjadi orang tua asuh anak stunting maka persoalan stunting bisa ditangani lebih baik.

"Kalau itu ada lima juta orang saja yang ikut berkontribusi maka selesai itu stunting kita. Oleh sebab itu program Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting kita gencarkan," tutup Muhadjir Effendy.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, total ada tujuh provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi disebutkan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin yakni NTT, NTB, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Aceh.

Sedangkan ada lima provinsi dengan balita stunting terbanyak adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini