Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Transformasi Pelayanan Publik Tak Bisa Selesai dalam Setahun

Antara, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 620 2488577 sri-mulyani-transformasi-pelayanan-publik-tak-bisa-selesai-dalam-setahun-jVxYY0er9u.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani sebut transformasi layanan publik tak bisa selesai dalam setahun (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Instansi Kementerian Keuangan diminta melakukan dan mengakselerasi transformasi pelayanan publik. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai trasformasi diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.

“Itu (transformasi) bukan suatu kegiatan satu tahun dan selesai namun dia merupakan sebuah sikap untuk terus-menerus mau dan mampu berubah sesuai tantangan yang kita hadapi,” katanya, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: Atasi Perubahan Iklim, Sri Mulyani: Butuh Strategi Keuangan dan Teknologi

Sri Mulyani menuturkan Kemenkeu sebagai pengelola keuangan negara wajib hadir sebagai penyangga dan penyokong ketika krisis melanda sehingga instansi ini harus mampu bergerak, beradaptasi dan mengantisipasi perubahan.

Adaptasi tersebut salah satunya dengan menciptakan pelayanan publik yang bersifat modern dan inklusif baik dari sisi internal maupun eksternal.

Baca Juga: Sri Mulyani Akui Sistem Birokrasi di Indonesia Sangat Kolot

Dari sisi internal berarti Kemenkeu mampu bersinergi antar berbagai unit dan menyatukan berbagai kegiatan maupun tujuan dari unit-unit menjadi satu kesatuan pengelolaan keuangan negara yang efektif dan baik.

Sementara dari sisi eksternal berarti Kemenkeu mampu melayani segmen masyarakat, sektor ekonomi dan stakeholder atau pemangku kepentingan yang memang seharusnya mendapatkan pelayanan yang baik.

“Kemenkeu sebagai pengelolaannya harus beradaptasi sehingga kita mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang semakin modern dan inklusif,” tegasnya.

Hal ini harus dilakukan sebagai wujud negara hadir dalam membantu masyarakat maupun dunia usaha di tengah ketidakpastian termasuk akibat krisis kesehatan pandemi COVID-19.

“Nyata dari kehadiran negara di dalam melayani masyarakat pelayanan publik,” ujar Sri Mulyani.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini