Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Hobi Bantu Pasien Kanker untuk Survive

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2021 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 620 2492752 punya-hobi-bantu-pasien-kanker-untuk-survive-kLuwExuDIz.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELAIN terapi, salah satu yang menentukan kesembuhan para pasien kanker adalah kesehatan mental. Faktor tersebut sangat penting bagi pasien kanker dalam menjalani proses pengobatan.

Ya, kesehatan mental berhubungan erat dengan kesehatan fisik, sehingga berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh dan risiko psikosomatik dari respons tersebut.

Menurut Yoana Theolia Angie Yessica, M.Psi., Psikolog dan Founder of HOPE Psychology Center & Associate Speaker Psylution, proses dari awal terdiagnosis, perawatan, dan pemulihan bagi setiap individu merupakan perjalanan yang tidak mudah, sehingga dapat menimbulkan dampak psikologis terhadap pasien maupun penyintas.

"Pasien kanker sangat rentan mengalami tekanan secara psikologis disebabkan oleh perasaan-perasaan negatif yang timbul ketika terdiagnosis, seperti perasaan cemas, stress dan sedih, belum lagi dampak dari proses pengobatan," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima MNC Portal.

Oleh karena itu, Yoana menambahkan, pasien kanker sangat membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar, pelatihan regulasi emosi, dan mengembangkan hobi agar tidak patah semangat dan tetap berjuang. Itu kenapa penting bagi pasien kanker memiliki dan menjalani hobi yang menyenangkan, tentu yang tidak menambah parah kondisi kesehatannya.

Yoana menuturkan, zumba bisa menjadi salah satu hal yang bisa membantu penyintas kanker, sejalan dengan 'Teori Harapan'. "Karena jika kita punya kegiatan yang menyenangkan dan agenda yang ditunggu-tunggu, maka dapat membuat penyintas kanker memiliki niat untuk tetap bertahan dan ingin terus mengikuti kegiatan tersebut," terangnya.

"Bagi penyintas kanker penting sekali untuk terus memberikan makna di setiap kegiatan yang dilakukan, maka dengan begitu dunia akan menjadi lebih berwarna dan bermakna," tambahnya.

Di sisi lain, dalam proses pengobatan yang cukup panjang, pasien juga membutuhkan coping strategy yang bisa mengalihkan perhatian mereka dari efek perawatan. Evelyn Liem, seorang ZIN dan penyintas kanker payudara, menjelaskan bahwa dalam proses pemulihan, zumba menjadi kegiatan yang bisa memberikan harapan dan energi positif untuk tetap kuat.

"Ketika terdiagnosa, saya merasa dunia runtuh sehingga harus melalui berbagai fase sampai akhirnya bisa menerima. Saat itulah, zumba menjadi tempat yang mampu membawa saya kembali semangat dan menemukan hobi yang telah lama hilang," paparnya.

Ia melanjutkan, awalnya disarankan untuk jalan kaki oleh dokter, namun ternyata, kata Evelyn, dengan Zumba malah lebih menyenangkan.

"Gerakan yang mudah diikuti dan musik yang menyenangkan dapat membuat saya melupakan sejenak segala kegelisahan yang saya miliki dan fokus terhadap energi positif yang dihasilkan dalam kelas," ungkap Evelyn.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini