Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang F1 GP Belgia 2020, Leclerc Pesimis Bisa Menang Lagi di Sirkuit Spa

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 620 2268587 jelang-f1-gp-belgia-2020-leclerc-pesimis-bisa-menang-lagi-di-sirkuit-spa-7tzyoBkKkp.jpg Charles Leclerc. (Foto: Twitter/@f1)

STAVELOT – Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, pesimis bisa melanjutkan tren positifnya saat mentas di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada akhir pekan ini. Meski berhasil menang pada musim lalu, ia ragu tren positif itu bisa berlanjut ke gelaran F1 GP Belgia 2020.

Hal tersebut diutarakan Leclerc lantaran menyadari Ferrari tak tengah berada dalam kinerja yang apik musim ini. Di gelaran F1 2020, Ferrari baru dua kali naik podium. Keduanya didapat lewat penampilan Leclerc.

Charles Leclerc

Tepatnya, hasil tersebut didapat pada gelaran F1 GP Austria dan Inggris 2020. Selebihnya, Ferrari gagal finis di tiga besar. Leclerc bahkan belum bisa menuai satu pun kemenangan sejauh ini sehingga masih menempati posisi keempat di klasemen sementara.

BACA JUGA: F1 GP Belgia 2020, Ambisi Mercedes Hentikan Puasa Kemenangan di Sirkuit Spa

Kondisi inilah yang membuat Leclerc ragu bisa melanjutkan tren positifnya di Sirkuit Spa. Tetapi, ia memastikan tetap akan berusaha keras menunjukkan kinerja terbaik karena semuanya dinilai masih sangat mungkin terjadi.

“Dalam hal performa, tidak akan mudah bagi kami untuk mengulang hasil tahun lalu selama akhir pekan karena kondisi awal kami berbeda dari 2019. Tapi, kami telah melihat bahwa di trek ini apa pun bisa terjadi dan terutama karena cuaca yang tidak dapat diprediksi,” ujar Leclerc, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Kamis (27/8/2020).

“Yang harus kami lakukan sebagai tim adalah mencoba menempatkan diri pada posisi untuk memaksimalkan potensi mobil dengan bekerja keras sejak Jumat,” lanjutnya.

“Dalam latihan bebas, kami harus memperoleh informasi yang akan memungkinkan untuk memilih strategi terbaik untuk diterapkan dalam kualifikasi dan khususnya dalam balapan,” tukas pembalap asal Monaco itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini