Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Buffon dan Rabiot, Rugani Putuskan Pergi dari Juventus

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 08 Oktober 2020 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 620 2290211 gara-gara-buffon-dan-rabiot-rugani-putuskan-pergi-dari-juventus-CTTDjaEaXo.jpg Daniele Rugani. (Foto: Twitter/DanieleRugani)

RENNES – Stade Rennes berhasil mendapatkan bek Juventus, Daniele Rugani di beberapa hari jelang penutupan bursa transfer musim panas 2020. Rugani mampu didatangkan dengan status pemain pinjaman dan akan kembeli pulang ke Juventus saat musim 2020-2021 berakhir.

Rugani pun menjadi pihak yang sangat setuju dengan peminjaman tersebut. Walau pada awalnya ia sempat ragu apakah pindah sementara ke Rennes adalah pilihan tepat atau tidak?

Sebab Rugani masih ingin terus bermain untuk Juventus dan membela klub Raksasa Italia tersebut. Beruntung ketika Rugani sedang galau-galaunya itu, ia mendapatkan sedikit masukan dari dua rekan setimnya, yakni Gianluigi Buffon dan Adrien Rabiot.

Daniele Rugani

Buffon dan Rabiot berperan penting atas keputusan Rugani untuk pergi sementara waktu dari Juventus. Rabiot yang besar di Liga Prancis memberikan masukan betapa baiknya kompetisi di liga tersebut.

Sementara Buffon menilai Rennes adalah klub yang sangat teroganisir dengan baik. Jadi menurut kiper asal Italia itu, pindah ke Rennes akan menjadi sebuah pilihan yang sangat tepat bagi Rugani untuk dapat terus berkembang.

Semua hal itulah yang pada akhirnya membuat Rugani membulatkan diri untuk mengambil pinangan dari Rennes. Selain gara-gara masukan dari Buffon dan Rabiot, bermainnya Rennes di Liga Champions 2020-2021 juga menjadi alasan mengapa Rugani tertarik dengan klub asal Liga Prancis itu.

"Saya berbicara dengan Gianluigi Buffon dan Adrien Rabiot. Mereka memberi tahu saya banyak hal baik tentang kejuaraan ini,” ungkap Rugani, seperti apa yang dikutip dari Sportskeeda, Kamis (8/10/2020).

“Gianluigi sangat senang karena dia yakin itu adalah pilihan yang baik untuk saya. Dia mengatakan kepada saya bahwa Stade Rennes adalah tim yang sangat terorganisir, sulit untuk dihadapi,” tambah bek berusia 26 tahun tersebut.

Gianluigi Buffon

"Saya tidak menyangkal bahwa adanya kemungkinan bermain di Liga Champions memengaruhi keputusan saya. Direktur olahraga (Rennes) Florian Maurice dan Julien Stephan meyakinkan saya bahwa itu adalah proyek yang tepat untuk saya.

“Tidak ada yang dijanjikan kepada saya (untuk pasti mendapatkan jatah bermain di Rennes) karena Anda selalu harus berjuang untuk pantas bermain. Saya membutuhkan hal ini untuk menghitung (kemampuan saya) dalam kelompok dan dalam kompetisi tersebut,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini