Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Google Adakan Virtual Tur ke 2.500 Landmark Dunia

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 620 2293397 google-adakan-virtual-tur-ke-2-500-landmark-dunia-02Haaen6QU.jpg Louvre. (Foto: Freepik)

SAAT pandemi Covid-19 memaksa para pelancong untuk tinggal di rumah. Virtual tur jadi salah satu cara baru berwisata yang dikembangkan oleh berbagai negara.

Banyak pula pelaku wisata dunia yang menciptakan keseruan virtual tur. Tak hanya pengelola tempat wisata, namun juga maskapai ternama di dunia.

Misalnya saja Google Arts & Culture, membuat virtual tur dengan menampilkan foto dan video 360 derajat lebih dari 2.500 landmark dunia. Termasuk Louvre, Tate Modern, dan taman nasional AS seperti Volcanoes dan Kenai Fjords.

Bagi yang ingin menjalahi Mesir, Kementerian Pariwisata setempat membuat virtual tur mengenal situs purbakala di sana. Anda juga bisa merasakan sensasi membuat taco dengan koki di Mexico City, hingga melihat-lihat seni jalanan di Buenos Aires.

Belum lagi deretan maskapai dunia, seperti Emirates dan Hawaiian Airlines, membuat pengalaman virtual tur kepada penumpang setia. Pengalaman seperti ini sungguh menyenangkan dan menjadi hiburan baru di rumah saja.

Baca Juga: 4 Wisata Air Terjun Keren di Indonesia, Yuk Jelajahi

virtual

Emirates telah membuat tur virtual untuk pesawat Airbus A380-nya. Traveler dapat menyesap koktail seperti bar di pesawat, yang bisa dilakukan di rumah saja.

Selain itu, Hawaiian Airlines meluncurkan serangkaian tutorial video, yang mengajarkan bahasa dan menawarkan keindahan pulau sekitar. Ada juga kuliner khas yang ditawarkan, seperti sajian menu Koko Head Café di Honolulu.

Diakui Simon Delacroix dari Google, tur virtual sangat populer saat banyak negara lockdown. Kegiatan ini juga menambah pengalaman baru wisatawan.

"Jika wisatawan ingin melihat pemandangan kapel Kerajaan di Istana Versailles lewat daring pun bisa," ujarnya dilansir Okezone dari Travelandleisure.

Baca Juga: Jakarta PSBB Transisi, Wisata Monas Masih Tutup

Sementara itu, Airbnb’s Global Head of Hosting Catherine Powell menambahkan, walau hanya mengikuti virtual tur, diharapkan tidak mengurangi pengalaman berwisata.

“Kami ingin memastikan bahwa seseorang mendapatkan pengalaman liburan online dan tidak mengurangi keseruan,” kata Catherine.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini