Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Finalis UEFA Nations League Edisi Perdana Kini Terpuruk

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 16 November 2020 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 620 2310344 4-finalis-uefa-nations-league-edisi-perdana-kini-terpuruk-TA8d4w8jmb.JPG Timnas Inggris gagal mengulangi pencapaian edisi lalu (Foto: Reuters/Johanna Geron)

EDISI kedua UEFA Nations League memunculkan kejutan tersendiri. Empat finalis edisi perdana, sama-sama terpuruk di fase grup. Bahkan, salah satu kesebelasan terancam terdegradasi ke UEFA Nations League B.

Seperti diketahui, kompetisi tersebut diputar pertama kali oleh UEFA pada 2018. Dibentuknya UEFA Nations League tidak lain demi menyiasati jadwal jeda internasional agar lebih kompetitif. Setiap edisi selalu berlangsung dari tahun genap ke ganjil.

Pada edisi pertama UEFA Nations League, Tim Nasional (Timnas) Portugal tampil sebagai juara. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menaklukkan Belanda dengan skor 1-0 di Porto, pada 9 Juni 2019. Sementara posisi ketiga ditempati Inggris dan Swiss berhak untuk peringkat empat.

Baca juga: Menilik Calon Semifinalis UEFA Nations League A 2020-2021

Langkah Portugal dihentikan Prancis

Menariknya, keempat peserta UEFA Nations League Finals 2018-2019 itu kini sama-sama gagal mengulangi prestasi. Hanya Belanda saja yang masih punya kemungkinan lolos ke putaran final. Sebab, mereka ada di peringkat dua Grup 1 dengan nilai delapan, berselisih satu angka saja dengan Italia.

Pun begitu, Tim Oranye mesti mengandalkan nasib buruk Italia untuk lolos. Di sisi lain, Belanda harus menang pada partai hidup mati kontra Polandia, Kamis 19 November 2020 di kandang lawan. Andai gagal, maka anak asuh Frank de Boer akan mengikuti jejak tiga tim lain.

Portugal telah lebih dulu dipastikan gagal mempertahankan gelar juaranya. Seleccao das Quinas terhenti di fase grup setelah tumbang 0-1 dari Prancis di kandang sendiri akhir pekan lalu. Selisih kedua kesebelasan memang hanya tiga angka, tetapi Les Bleus akan lolos jika memiliki poin yang sama berkat keunggulan head-to-head.

Nasib lebih nahas dialami Inggris. The Three Lions malah bakal mengakhiri petualangan di UEFA Nations League A dengan menjadi penghuni peringkat tiga Grup 2. Setelah tumbang 0-2 dari Belgia, anak asuh Gareth Southgate malah disalip Denmark yang menang 2-1 melawan Islandia.

Kekalahan itu menyebabkan Inggris baru mengoleksi tujuh angka dari lima pertandingan. Sedangkan Denmark sukses meraup 10 angka. Sekali pun Denmark kalah pada partai terakhir dari Belgia dan Inggris menang atas Islandia, mereka tetap di peringkat dua karena unggul head-to-head.

Dibandingkan ketiganya, nasib paling nahas dimiliki Swiss. Skuad arahan Vladimir Petkovic itu malah terdampar di posisi buncit grup 4 dengan nilai tiga. La Nati terpaut tiga angka dari peringkat ketiga Ukraina, yang kebetulan akan menjadi lawan di pertemuan terakhir.

Sebagai semifinalis musim lalu, Swiss tentu tidak mau langsung terdegradasi pada edisi kedua. Mereka wajib menang, minimal 1-0 agar unggul head-to-head dari Ukraina. Bila lawan mampu mencuri gol, maka Remo Freuler dan kawan-kawan wajib menang dengan selisih dua gol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini