Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Hajar Aswad, Dirilis Foto Terbaru Maqam Ibrahim di Masjidil Haram

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 06 Mei 2021 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 620 2406571 setelah-hajar-aswad-dirilis-foto-terbaru-maqam-ibrahim-di-masjidil-haram-jF3f8tvCTP.jpg Kompleks Masjidil Haram tempat Maqam Ibrahim. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA waktu lalu Pemerintah Arab Saudi merilis foto terbaru batu Hajar Aswad yang menempel di Kakbah. Kini giliran gambar terkini Maqam Ibrahim yang masih terletak di Masjidil Haram, Makkah.

Foto detail Maqam Nabi Ibrahim atau Tempat Perhentian Nabi Ibrahim Alaihissalam yang terletak di Masjidil Haram, Makkah al Mukarramah, itu belum pernah terlihat sebelumnya. Seperti diketahui, Kakbah yang merupakan kiblat umat Islam ketika melaksanakan sholat dibangun oleh Nabi Ibrahim Alaihissalam bersama putranya Nabi Ismail Alaihissalam.

Baca juga: Foto Terbaru Batu Hajar Aswad, Terlihat Ukiran Mirip Kakbah 

Dalam hal ini, Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menangkap detail Maqam Ibrahim dengan teknik baru fotografi yang menggunakan fokus panorama bertumpuk. Teknik itu menghasilkan satu gambar dengan resolusi tertinggi.

Maqam Nabi Ibrahim Alaihissalam adalah batu yang mengandung jejak tempat Nabi Ibrahim berdiri saat membangun Kakbah ketika tembok menjadi terlalu tinggi.

Maqam Ibrahim. (Foto: Istimewa)

Batu tersebut pun diabadikan dengan bingkai emas, perak, dan kaca untuk mengawetkan jejak kaki nabi. Umat Muslim percaya bahwa batu tempat jejak kaki tercetak diturunkan langsung dari surga bersama dengan Hajar Aswad yang terkenal.

Baca juga: Mengapa Hajar Aswad Perlu Dicium, Apakah Ini Sunah Rasulullah? 

Adapun informasi umum terkait maqam Nabi Ibrahim Alaihissalam adalah bentuknya yang persegi dengan jejak kaki Nabi Ibrahim dengan dua lubang berbentuk oval di tengahnya.

Cetakan batu tersebut memiliki perpaduan warna antara putih, hitam, dan kuning dengan ukuran lebar, panjang, dan tinggi sekira 50 sentimeter. Anda bisa menemukan Maqam Ibrahim di depan Gerbang Kakbah, 10 hingga 11 meter sebelah timur Kakbah, di bagian yang mengarah ke Safa dan Marwah.

Sementara satu hari sebelumnya, pihak berwenang di Arab Saudi juga merilis gambar batu hitam Hajar Aswad dengan tingkat resolusi serupa.

Dalam keyakinan umat Islam, Hajar Aswad diturunkan langsung dari surga dan diberikan kepada Nabi Ibrahim Alaihissalam oleh Malaikat Jibril. Batu itu dikelilingi bingkai yang terbuat dari perak murni dan terletak di sudut Kakbah, sekitar 1,5 meter dari permukaan tanah.

Baca juga: Hajar Aswad Batu Putih dari Surga Berubah Hitam karena Dosa Manusia 

Di sisi lain, Nabi Ibrahim Alaihissalam merupakan ulul azmi yakni golongan nabi yang memiliki ketabahan luar biasa dalam perjuangan dakwahnya. Rasul yang termasuk ulul azmi adalah Nabi Nuh Alaihissalam, Nabi Ibrahim Alaihissalam, Nabi Musa Alaihissalam, Nabi Isa Alaihissalam, serta Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Maqam Ibrahim. (Foto: Istimewa)

Kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam dikenal pada peristiwa kurban terhadap anaknya, Nabi Ismail Alaihissalam sebagai wujud kecintaan dan ketakwaan terhadap Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Nabi Muhammad Mendamaikan Suku yang Berebut Meletakkan Hajar Aswad 

Pada masanya ada penguasa yang mengaku sebagai Tuhan yang bernama Raja Namrud. Raja Namrud merupakan penguasa Babilonia yang sombong dan banyak dari kaumnnya yang memercayai bahwa Raja Namrud adalah Tuhan.

Hingga pada suatu malam, Raja Namrud bermimpi ada seorang anak yang dapat menghancurkan dan menggulingkannya. Ia pun membuat kebijakan untuk membunuh seluruh bayi laki-laki yang lahir.

Mendengar hal tersebut, orangtua Nabi Ibrahim Alaihissalam pun menyembunyikan putranya ke dalam sebuah gua. Saat telah dewasa, Nabi Ibrahim Alaihissalam menghadapi Raja Namrud yang mengaku sebagai Tuhan.

Nabi Ibrahim Alaihissalam menghancurkan seluruh berhala yang ada di wilayah Raja Namrud. Ia hanya menyisakan satu berhala yang paling besar dan meletakkan kapak kepada berhala tersebut. Raja Namrud menyadari bahwa patung berhala tersebut telah rusak, kemudian memanggil Nabi Ibrahim Alaihissalam untuk meminta pertanggungjawaban.

Maqam Ibrahim di Masjidil Haram. (Foto: Arabnews)

Baca juga: Ternyata Hajar Aswad Pernah Hilang dari Kakbah Selama 23 Tahun 

Sebagai hukumannya, Nabi Ibrahim Alaihissalam diikat dan ditempatkan pada tumpukkan kayu dan dibakar dengan api yang menyala tinggi. Namun atas izin Allah Subhanahu wa ta'ala, Nabi Ibrahim Alaihissalam tidak terbakar sama sekali oleh api dan membuat heran seluruh pasukan dan Raja Namrud.

Nabi Ibrahim Alaihissalam pun keluar dari kobaran api tanpa luka sedikit pun. Kemudian mereka berpaling dari berhala dan menjadi umat Nabi Ibrahim Alaihissalam serta kembali ke jalan Allah Subhanahu wa ta'ala.

Wallahu a'lam bishawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini