Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Dirut, Darmawan Prasodjo: Saya Enggak Rela PLN Rugi

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 620 2517604 jadi-dirut-darmawan-prasodjo-saya-enggak-rela-pln-rugi-NQNU5ojmrf.jpg Jadi Dirut, Darmawan Prasodjo Tak Rela PLN Rugi (Foto: Dokumentasi PLN)

JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo tidak rela PLN mengalami kerugian. Salah satu PR besar yang akan diselesaikan bersama-sama dengan Serikat Pekerja (SP) PLN adalah terkait dengan upaya melistriki masyarakat secara merata hingga ke pelosok negeri.

Selain itu juga dia berkomitmen menyelesaikan persoalan utang yang membelit perusahaan. Hal itu sesuai dengan permintaan dari Presiden Jokowi saat bertemu dengan Dirut PLN.

"Saya enggak rela PLN merugi, saya akan keluarkan kebijakan agar PLN bisa tetap kokoh, untuk itu kita harus berjuang bersama. Saya siap berjuang dengan teman teman SP untuk menghadapi tantangan yang luar biasa ke depan," kata Darmawan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Serikat Pekerja PT PLN (Persero) di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Baca Juga: Daftar 6 BUMN dengan Utang Terbesar, PLN Tembus Rp500 Triliun

Untuk itu, dia berharap SP PLN bisa bersinergi dengan struktur formal di PLN untuk bersama-sama membangun PLN yang kokoh.

"Saya melihat perjuangan SP PLN itu pengejawantahan semangat yang berkobar, untuk itu saya sebagai dirut ingin agar SP PLN ini, kekuatan besarnya bisa disinergikan dengan kekuatan yang ada di struktur organisasi formal yang saat ini dipimpin oleh saya," katanya.

Menurutnya, tanpa sumbangsih dan kerja keras para pekerja, mustahil bagi PLN dapat memberikan layanan yang prima kepada masyarakat. Menyadari sebagai aset yang begitu besar, dia berjanji siap menjalin kerjasama yang lebih erat dengan SP PLN agar segala tantangan dan hambatan PLN dalam menjalankan bisnisnya bisa diselesaikan.

"SP PLN ini kekuatan terintegrasi yang batinnya dengan PLN hanya satu tujuan yaitu agar PLN tetap kokoh. Saya melihat perjuangan SP PLN itu sebagai bentuk pengejawantahan semangat yang berkobar, untuk itu saya sebagai Dirut ingin agar SP PLN bisa disinergikan dengan kekuatan bersama organisasi formal yang saat ini saya pimpin," katanya.

Dia juga bercerita selama dua tahun menjadi Wadirut PLN, pihaknya melakukan digitalisasi, seperti PLN Mobile dan sebagainya. “Pelayanan yang membuat jelimet masyarakat kita permudah, kita lakukan digitalisasi,” ujarnya.

Digitalisasi juga dilakukan di sejumlah hal hingga terjadi efisiensi. Pihaknya juga melakukan transformasi serta mendengarkan ide-ide dari karyawan.

“Saya mengucapkan selamat melaksanakan Rakernas. Semoga muncul ide-ide, diperkuat lagi perjuangan. Ini awal yang baik,” katanya.

Ketua Umum SP PLN M Abrar Ali juga menegaskan bahwa kolaborasi merupakan sesuatu yang diperintahkan oleh Undang-Undang kepada BUMN, di mana pengangkatan, pemberhentian serta penentuan hak dan kewajiban pegawai BUMN harus dikomunikasikan dengan serikat pekerja dalam bentuk PKB (Perjanjian Kerja Bersama).

"Lalu perusahaan harus jaga kesinambungannya, itu yang harus dikolaborasikan, bagaimana kita hadapi tantangan PLN ke depan itu bersama," kata Abrar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini