Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Diare, Hindari Makanan dan Minuman Ini Ya

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Selasa 19 Januari 2021 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 620 2347272 cegah-diare-hindari-makanan-dan-minuman-ini-ya-YQt8cr3R4i.jpg Ilustrasi sakit diare. (Foto: Shutterstock)

DIARE adalah penyakit yang disebabkan virus atau bakteri yang sedang dikeluarkan oleh tubuh. Banyak hal bisa menyebabkan diare, seperti mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Jenis makanan dan minuman yang memicu diare berbeda-beda pada setiap orang. Jika Anda memiliki intoleransi makanan, maka memakan makanan tertentu itu dapat menyebabkan diare atau buang air besar.

Baca juga: Terkait Diare Jadi Gejala Covid-19, Dokter Sarankan Konsumsi Makanan Matang Saja 

Intoleransi makanan seringkali menjadi penyebab diare kronis. Gejala lain dari intoleransi makanan termasuk kram atau nyeri perut, kembung, dan kelebihan gas pada perut.

Intoleransi makanan berbeda dengan alergi makanan. Alergi makanan juga bisa menyebabkan diare dengan diikuti gejala lain seperti gatal-gatal, hidung tersumbat, atau tenggorokan kering.

Diare. (Foto: Shutterstock)

Malabsorpsi juga merupakan salah satu penyebab diare. Hal ini terjadi saat usus kecil kurang mampu menyerap nutrisi dari makanan yang Anda makan. Beberapa intoleransi makanan dapat menyebabkan malabsorbsi pada tubuh.

Jika Anda ingin terhindar dari penyakit diare, harus mulai memerhatikan pola hidup sehat dengan baik, seperti memilih makanan yang jauh lebih menguntungkan bagi tubuh.

Baca juga: Temukan Pasien Covid-19 dengan Gejala Diare, Ini Tanggapan Dokter 

Melansir dari Medical News Today, Selasa (19/1/2021), berikut ini deretan makanan dan minuman yang perlu Anda hindari untuk mencegah terjadinya diare pada tubuh.

1. Makanan pedas

Makanan pedas adalah salah satu penyebab paling umum dari diare. Terutama pada bumbu kuat yang tidak biasa dikonsumsi oleh tubuh Anda.

Cabai rawit dan campuran kari adalah penyebab umum lainnya. Bahan kimia yang disebut capsaicin memberikan rasa panas atau pedas pada cabai.

Salah satu penelitian menunjukkan bahwa capsaicin berpotensi menyebabkan iritasi. Capsaicin dapat mengiritasi lapisan lambung selama proses pencernaan.

2. Pemanis buatan

Pengganti gula termasuk pemanis buatan, misalnya aspartam, sakarin, dan sukralosa; serta alkohol gula seperti manitol, sorbitol, dan xylitol dapat menjadi penyebab diare. Faktanya, beberapa makanan yang kandungannya memiliki label peringatan tentang potensi efeknya dapat menimbulkan rasa panas pada perut sehingga menimbulkan diare.

Baca juga: Pasien Covid-19 Alami Gejala Diare, Pakar Kesehatan: Bisa Lebih Lama Pulih 

3. Kopi atau kafein

Kafein dalam kopi membuat Anda merasa waspada secara mental, dan itu juga merangsang sistem pencernaan. Banyak orang buang air besar segera setelah minum kopi.

Menurut International Foundation for Gastrointestinal Disorders (IFFGD), minum 2 sampai 3 cangkir kopi atau teh dalam sehari seringkali dapat menyebabkan diare. Bagi sebagian orang, bahkan kopi tanpa kafein juga dapat merangsang usus karena bahan kimia lain yang ada dalam kopi.

Baca juga: Sama-Sama Bergejala Diare, Ini Beda Norovirus dan Rotavirus 

4. Bawang putih dan bombai

Bawang putih dan bawang merah mengandung jus yang jika diurai oleh asam di perut, juga bisa melepaskan gas dan mengiritasi usus besar. Bawang putih dan bawang bombai adalah fruktan yang merupakan karbohidrat sulit dicerna tubuh.

Mereka juga mengandung serat tidak larut yang bisa membuat makanan lebih cepat melewati sistem pencernaan. Keduanya merupakan makanan dengan FODMAP tinggi yang merupakan kelompok karbohidrat penyebab diare pada beberapa orang.

Alkohol gula, yang telah dibahas sebelumnya, merupakan salah satu makanan dengan FODMAP tinggi yang dapat menyebabkan diare.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini