Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apa Itu Rapid Antigen? Ketahui Juga Metodenya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 09:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 620 2331897 apa-itu-rapid-antigen-ketahui-juga-metodenya-KeCeILeJaU.jpg Ilustrasi. (Foto: Nypost)

RAPID antigen adalah salah satu cara deteksi dini virus corona yang tengah digalakkan di Indonesia. Sejak akhir pekan lalu, seseorang yang hendak berkunjung ke suatu daerah diwajibkan untuk rapid antigen.

Ya, rapid antigen bukan hanya menjadi syarat wajib calon pelancong jalur darat untuk bisa masuk ke Bali. Pengguna kereta api pun kini harus mengantongi hasil rapid antigen agar bisa naik kereta.

Fenomena ini tentu harus disikapi positif. Aturan tersebut dibuat untuk menjamin keselamatan banyak orang dan tentunya menghentikan kemungkinan penyebaran virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19 di kendaraan umum.

Baca Juga: Daftar Tarif Rapid Antigen di Rumah Sakit hingga Bandara, Mana yang Termurah?

swab

Namun, tak sedikit dari masyarakat masih bingung apa itu rapid antigen, terlebih pengambil sampel dilakukan dengan usapan atau swab. 'Rapid kok di-swab?' begitu kalimat publik yang bingung.

Menurut Dokter Spesialis Patologi Klinis Primaya Hospital Bekasi Timur dr Muhammad Irhamsyah, Sp.PK, M.Kes, rapid antigen adalah salah satu jenis pemeriksaan serologi yang diadakan di laboratorium rumah sakit dengan tujuan mendeteksi ada atau tidaknya antigen spesifik SARS-CoV2 di tubuh pasien. Antigen sendiri adalah molekul yang dapat merangsang respons daya tahan tubuh.

 

Teknik pengambilan sampel rapid antigen itu melalui swab (usapan) orofaring atau nasofaring yang tentunya harus dilaksanakan oleh petugas yang kompeten. Soal cara kerja alat Rapid Antigen, dr Irhamsyah menjelaskan, jika pada tubuh pasien terdapat antigen spesifik SARS-CoV2, maka antigen tersebut akan berikatan secara spesifik dengan antibodi yang tersedia di alat rapid antigen.

"Sehingga pada akhirnya akan memunculkan warna pada garis tes (T) di alat rapid antigen. Pengerjaan tes ini sederhana dan hasilnya dapat diketahui dengan cepat, sekitar 15-30 menit," papar dr Irhamsyah melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, belum lama ini.

Baca Juga: Ngeri, Ilmuwan Vaksin Covid-19 Diduga Tewas Dibunuh

Di dunia pelayanan medis, tambahnya, penggunaan rapid antigen direkomendasikan untuk wilayah-wilayah dengan ketersediaan alat tes PCR yang terbatas dan sulit ditemui. Selain itu, rapid antigen juga digunakan untuk memantau tren insidensi penyakit di masyarakat, terutama pada pekerja esensial dan tenaga kesehatan selama wabah atau di daerah dengan transmisi komunitas meluas.

"Rapid antigen juga dapat digunakan untuk deteksi dan isolasi dini kasus positif di pelayanan kesehatan serta untuk tracing kontak pasien yang terkonfirmasi positif," papar dr Irhamsyah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini