Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KJRI Jeddah Pantau Kebijakan Pembukaan Umrah Pasca-Gelaran Haji 2020

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 620 2256851 kjri-jeddah-pantau-kebijakan-pembukaan-umrah-pasca-gelaran-haji-2020-yoEspS3BqN.JPG Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali (Foto: Kemenag.go.id)

PELAKSANAAN ibadah haji 1441H selesai pada 12 Dzulhijjah atau 2 Agustus 2020. Dalam kondisi normal, selesainya gelaran haji sekaligus menandai dibukanya musim penyelenggaraan ibadah umrah.

Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali mengaku terus memantau kebijakan Arab Saudi terkait kemungkinan dibukanya umrah.

"Saya kemarin sudah kontak dengan bagian teknis di Kementerian Haji Arab Saudi, membicarakan kemungkinan rapat membahas pelaksanaan umrah paska haji 1441H,” ujar Endang, dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa (4/8/2020).

Menurut dia, penyelenggaraan ibadah umrah ditangguhkan sejak akhir Februari 2020. Saat itu, berkenaan merebaknya pandemi Covid-19 di berbagai negara, Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk menangguhkan sementara akses masuk ke negaranya, baik untuk umrah maupun ziarah.

Ia menduga, musim umrah akan dibuka kembali. Apalagi, jumlah kasus Covid-19 di Saudi juga terus turun. Data per 25 Juli 2020 misalnya, ada 2.200 kasus.

Baca juga: Kandungan Surah Al Maidah Ayat 48: Kitab Allah Pedoman Paling Baik

Sementara per 2 Agustus lalu sudah terus menurun menjadi 1.357 kasus. Jika tren Covid-19 terus menurun, katanya, tidak menutup kemungkinan penerbangan internasional akan kembali dibuka, termasuk untuk jamaah umrah.

"Suksesnya penyelenggaraan haji dengan penerapan protokol kesehatan akan menjadi role model penyelenggaraan umrah. Saya yakin jika umrah dibuka, maka protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat," tegasnya.

"Bisa jadi, Saudi juga memberlakukan persyaratan ketat, utamanya terkait protokol kesehatan, kepada negara pengirim jemaah umrah,” tutup Endang.

Seperti diketahui, gelaran ibadah haji 1441H telah rampung. Seluruh jemaah haji 1441H mengambil nafar awal. Mereka meninggalkan Mina pada Minggu, 12 Dzulhijjah 1441 atau 2 Agustus 2020 sebelum terbenam matahari. Hal ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian ibadah haji 1441H.

Pemulangan jamaah haji 1441H ke daerah asalnya di berbagai kota di Saudi akan dilakukan secara bertahap. Sesuai informasi dari Kementerian Haji dan Umrah Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, penyelenggaraan haji tahun 2020 diikuti 1.000 orang. Sebanyak 70 persen jemaah merupakan ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi, sisanya ialah warga negara Arab Saudi.

Sedangkan data yang masuk ke Konsul Haji, terdapat 16 WNI Ekspatriat di Saudi yang terdaftar. Mereka adalah Muhammad Wahyu, Endan Suwandana, Ahmad Sujai, Huda Faristiya, 'Abdul Muhaemin, Siri Marosi, Muhammad Toifurrahman, Ata Farida, Eni Wahyuni, Irma Tazkiya, M Zulkarnain, Ali Muhsin Kemal, Akram Hadrami, Agus Sugiarto, Titin Agustin, dan Juwaeriyah Awaludin. Mereka di Saudi tinggal dan bekerja di sejumlah kota, antara lain: Riyadh, Madinah, Yanbu', Makkah, Jeddah, dan Al Khobar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini