Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Penyebab Seseorang Tidak Mau Memberi Tahu jika Terinfeksi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 18 Januari 2021 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 620 2346228 ini-penyebab-seseorang-tidak-mau-memberi-tahu-jika-terinfeksi-covid-19-TiYkS0WlU5.jpg Ilustrasi covid-19. (Foto: Shutterstock)

VIRUS corona atau covid-19 masih mewabah secara global, termasuk di Indonesia. Orang-orang yang positif terinfeksi pun bertambah banyak. Namun sayangnya di antara banyaknya orang yang dinyatakan positif, ada yang memilih tidak mau memberi tahu jika dirinya terinfeksi covid-19. Mereka memilih diam atau menutupinya.

Tindakan seperti itu dinilai bisa membuat virus corona makin menyebar luas. Lantas, apa yang membat sejumlah orang tidak mau memberi tahu kalau telah terinfeksi covid-19?

Baca juga: Hati-Hati, Terlalu Lama Pakai Masker Bisa Sebabkan Mata Kering 

Sebagaimana dinukil dari Healthing, seorang mahasiswa Phd di Brock University sekaligus penulis penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Health Psychology, Alison O’Connor, mengungkapkan bahwa diam ketika terinfeksi covid-19 terasa lebih mudah dan aman dibanding jujur yang dapat menempatkan seseorang dalam situasi lebih rentan.

Ilustrasi covid-19. (Foto: Okezone)

"Misalnya jika saya tidak sepenuhnya mengikuti protokol jarak sosial, dan saya mengungkapkan informasi itu kepada orang lain, sementara itu adalah hal yang benar secara moral untuk dilakukan, itu akan berdampak negatif bagi saya. Saya mungkin merasa malu karena orang lain mengamati atau menilai perilaku saya secara negatif," terangnya.

Baca juga: 4 Cara Cegah Mata Kering Akibat Terlalu Lama Pakai Masker 

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa menyembunyikan informasi telah terinfeksi covid-19 memang dapat melindungi diri dari pandangan orang lain. Meski demikian, hal ini akan berdampak negatif terhadap orang lain.

Profesor di Departemen Psikologi di Universitas Brock, Angela Evans, mengatakan bersikap jujur dengan kondisi yang dialami saat ini adalah pilihan paling tepat untuk dilakukan. Mengingat konsekuensi potensial dari ketidakjujuran adalah menulari orang lain dengan covid-19. Mengatakan kebenaran tentang gejala yang dialami dan mengaku terinfeksi adalah hal penting.

"Kejujuran akan menjadi penting untuk menghentikan persebaran covid-19 dan juga menjaga hubungan saling percaya dengan orang lain selama dan setelah pandemi," pungkasnya.

Baca juga: Yuk Bikin Susu Panggang yang Lagi Viral di Medsos, Ini Resepnya 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini