Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MTQ Virtual di Sulsel Bisa Jadi Rujukan

Sabtu 29 Agustus 2020 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 620 2269356 mtq-virtual-di-sulsel-bisa-jadi-rujukan-s2GU23vtKn.jpg ilustrasi (stutterstock)

PANGKEP - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi di Sulawesi Selatan digelar secara virtual guna mencegah penyebaran Covid-19. MTQ ini dinilai bisa menjadi rujukan bagi daerah lain dalam menggelar musabaqah mengingat pandemi virus corona masih melanda dunia.

MTQ tersebut dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah dengan dihadiri oleh undangan terbatas di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Jumat (28/8/2020. Turut disaksikan masyarakat melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming.

Baca juga: MTQ Sulsel 2020 Digelar secara Virtual

"Banyak yang pesimis dengan keberanian Sulsel menggelar MTQ ini secara virtual. Namun Sulsel akan menjadi rujukan bagi 18 provinsi lainnya di Indonesia yang belum melaksanakan MTQ jika kegiatan ini berhasil," kata Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulse Anwar Abubakar dalam pembukaan tersebut.

Alqur'an adalah mukjizat. "Berkah yang ada padanya (Al-Qur'an), akan membuat situasi dan kondisi pandemi Covid-19 ini insyaallah dapat segera berlalu," tuturnya seperti dikutip dari laman resmi Kemenag.

Gubernur Nurdin Abdullah mengapresiasi gelaran MTQ secara virtual yang pertama kali dilaksanakan di Sulawesi Selatan ini.

"Harapan saya, MTQ yang dilaksanakan secara virtual akibat pandemi Covid-19 ini tidak mengurangi semangat para peserta. Karena MTQ ini justru disaksikan oleh banyak orang dibanding MTQ sebelumnya. Bahkan dapat disaksikan diseluruh dunia secara live," ujar Nurdin.

Menurutnya, MTQ ini merupakan momentum strategis dalam rangka meningkatkan kapabilitas umat Islam, di samping juga sebagai ajang menampakkan prestasi maksimal dalam melantunkan ayat-ayat suci Alqur'an sekaligus membumikan Alqur'an.

Ketua Panitia MTQ ke-31 Andi Ilham Zainuddin melaporkan bahwa MTQ di Pangkep kali ini mempertandingkan delapan cabang lomba yang terbagi dalam 22 golongan cabang lomba, dan diikuti oleh 1.035 peserta yang akan dinilai oleh 30 anggota dewan hakim.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini